Browse » Home » All posts
* Kendalikan tekanan darah
* Kurangi/pertahankan kadar kolesterol agar tetap dalam batas normal
* Olahraga secara teratur
* Hindari kegemukan
* Tidak merokok
* Kendalikan stres
* Kendalikan diabetes dan penyakit jantung (bila ada)
* Hindari alkohol
* Batasi asupan garam
* Hindari obat-obat golongan amfetamin, kokain, dan sejenisnya
SUMBER : www.prodia.co.id
Browse » Home » All posts
Riset telah menunjukkan bahwa teh sangat efektif dalam mencegah dan mengobati banyak penyakit. Teh dapat membantu menurunkan kolesterol, melindungi tubuh dari penyakit jantung dan stroke, demam, flu, kram menstruasi, nyeri kepala, gangguan lambung, menetralkan bahan-bahan penyebab kanker, dan masih banyak lagi.
Bagaimana cara kerja teh kesehatan ou tea bagi kesehatan?
Terdapat banyak penelitian yang menunjukkan bahwa teh hitam dapat menghambat kanker. Tetapi apa di dalam teh itu yang membuatnya menjadi minuman kesehatan yang kuat? Jawabannya terletak pada senyawa kimia yang terkandung di dalam daun teh, yaitu: Polifenol, Flavonoid dan Katekin
Polifenol adalah antioksidan yang kekuatannya 100 kali lebih efektif dibandingkan vitamin C dan 25 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E, Polifenol juga bermanfaat untuk mencegah radikal bebas yang merusak DNA dan menghentikan perkembangbiakan sel-sel liar (kanker). Archie of Internal Medicine; menyebutkan pula bahwa Polifenol juga berperan sebagai pencegah kolesterol jahat (LDL = Low Density Lipoprotein).
Flavonoid berfungsi sebagai senyawa alamiah yang dapat membentuk sifat antibiotik, antiradang dan antioksidan. Serta mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit jantung koroner dan stroke.
Katekin merupakan antioksidan yang sama kuatnya dengan beta-karoten dan layak pula mendapatkan reputasi sebagai pelindung jantung. Jean Carper di dalam The Food Pharmacy, dalam penelitiannya membuktikan katekin dapat memperkuat dinding pembuluh kapiler dan memperlambat proses aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Kandungan Katekin dapat pula membunuh Helicobar Pylori, bakteri pemicu kanker lambung.
Aktivitas polifenol maupun katekin sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas dapat mengurangi kerusakan sel sehingga proses penuaan menjadi lebih lambat.
Teh adalah minuman pengulur usia. Studi di Norwegia menunjukkan bahwa mereka yang rajin minum teh minimal secangkir sehari akan dapat menekan angka kematian. Penelitian lainnya dengan subjek manusia usia lanjut (manula) di Belanda menghasilkan temuan bahwa risiko kematian akibat penyakit jantung menurun seiring dengan kebiasaan minum teh.
Hal ini juga telah dibuktikan sendiri pada masyarakat China yang memiliki usia lebih dari 100 tahun. ''Di Indonesia usia 50 tahun meninggal dianggap biasa. Apalagi meninggalnya karena penyakit degeneratif. Teh merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit degenaratif yang sangat efektif.
Teh memang bermanfaat buat kesehatan karena mekanisme kerjanya menghambat penumpukan plak di arteri sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner. Para peminum teh juga mempunyai arteri yang lebih muda dan kurang rusak. Arteri yang rapuh akan mempermudah penumpukan kolestrol yang menyumbat pembuluh darah.
Karena teh sendiri mengandung zat untuk menghambat penumpukan kolestrol dan mengurangi lemak jahat di dalam darah. Lebih dianjurkan bila minum teh jangan dicampur dengan gula. Karena gula akan menghambat bahan aktif di dalam teh tersebut.
Teh juga akan menetralisasi nitrosamin (penghancur sel) yang berasal dari daging olahan yang diawetkan dan menangkal HCA (amina heterosiklik). Bila kita memasak daging, terbentuklah senyawa HCA. HCA adalah zat penyebab mutasi yang dapat merangsang munculnya radikal bebas dan secara luas merusak DNA sel-sel tubuh manusia.
Berbagai percobaan pada binatang menunjukkan HCA menyebabkan kanker usus besar, payudara, pankreas, hati, dan kandung kemih.
HCA disinyalir bertanggung jawab terhadap meningkatnya insiden kanker payudara dan usus besar pada wanita di Amerika. Kekuatan antioksidan pada teh akan mencegah efek buruk HCA.
Teh adalah sup kimiawi yang kaya antioksidan. Kegiatan antioksidan dalam darah para peminum teh meningkat 41-48% setelah 50 menit minum teh hitam. Minum teh empat cangkir sehari kiranya memadai untuk mendapatkan manfaat positif antioksidan. Selamat mencoba teh kesehatan Ou Tea dan rasakan kedahsyatannya !
Source : http://tehkesehatan.com/
Browse » Home » All posts
Selain secara medis, banyak orang berusaha menyembuhkan penyakit yang diderita dengan berbagai pengobatan alternatif. Pengobatan alternatif diyakini bisa menjawab pertanyaan yang tak bisa dijawab secara medis. Dan tersebar cukup banyak jenis pengobatan alternatif. Salah satunya adalah terapi air atau hidroterapi. Jenis pengobatan alternatif ini mampu menyembuhkan penyakit, salah satunya stroke.
Sekarang ini tersebar begitu banyak pengobatan alternatif yang menawarkan solusi penyembuhan penyakit. Salah satu dari sekian banyak terapi itu adalah terapi air atau hidroterapi. Lania Laosa, salah seorang terapis, memilih air sebagai medium penyembuhan penyakit. Terapis yang masih muda ini menjelaskan pengobatan alternatif yang sudah lama didalaminya itu.
Menurut Lania, kurang lebih dari 70 persen tubuh manusia terdiri atas air. Masalahnya, banyak orang yang lupa hal ini. Bahwa air, yang molekulnya kecil itu, begitu penting. Karena molekulnya yang kecil, daya tembusnya bagus sehingga daya serapnya juga bagus. Dengan demikian, keharmonisan tubuh pun terjamin. "Logikanya, kita harus memperbaiki air dalam tubuh kita. Air itu sendiri sebenarnya sangat aneh. Dalam arti kalau api disiram dengan air, maka akan padam. Tapi ketika hujan turun membasahi pohon yang diikuti kilat, akan terjadi kebakaran. Satu lagi contoh ketika kita mandi di kamar mandi selama 1 jam. Kita tidak akan merasakan sakit. Tapi begitu kita terkena air hujan selama 1 jam, kita langsung sakit," jelasnya.
Meskipun pengobatan alternatif jenis ini baru belakangan berkembang di Indonesia, sudah ada beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan medium ini, antara lain asam urat, darah tinggi, dan stroke. "Sebetulnya ini dari tahun 1990. Cuma, saat itu lebih banyak di Jedah, setiap bulan dijemput. Kemudian di Malaysia dipakai untuk mengobati orang yang terkena narkoba, HIV. Sementara itu, di Indonesia sendiri baru mulai pada tahun 1995. Tapi itu pun saya tidak secara langsung, melainkan ada beberapa dokter yang mengambil air saya ini dan kemudian diberikan kepada pasiennya," lanjutnya.
Hidroterapi
Lania Laosa memang sengaja menciptakan suatu alat yang kualitasnya bisa membuat air yang memiliki molekul yang kecil dan punya sifat itu bisa dibutuhkan oleh tubuh. Sifat pertama air adalah daya melarutkan yang tinggi dan daya rekam. Setelah semua itu berhasil, yang pertama kali disimpan adalah air kehidupan, yaitu ultraviolet. Mengapa? Semua yang hijau itu, lanjut Lania, akan menyerap ultraviolet dan membuang gelombang yang lain. Karena itulah, air itu disimpan dalam botol yang berwarna hijau. Supaya matahari ini menyerap ultraviolet dan memperkaya air ini.
Kedua botol itu memiliki persamaan. Sama-sama memiliki muatan negatif, yang berarti sebagai lautan elektron yang sangat penting. Fungsi elektron yang pertama adalah menyuplai sel-sel yang kurang mendapatkan elektron atau mengganti elektron yang sudah lemah. Fungsi lain dari elektron adalah mengarahkan air karena sifatnya yang negatif. Kalau ada sesuatu dalam tubuh kita yang kurang bagus, kelebihan, kekurangan atau mengalami kerusakan, pada bagian itu kandungan positifnya tinggi. "Air saya ini elektronnya negatif. Jadi, begitu kita minum, nggak lama kemudian di lambung langsung jalan dipanggil oleh bagian tubuh kita yang rusak," terangnya.
Selain itu, Lania juga menyediakan air pengganti untuk air minum sehari-hari bagi si pasien yang sudah sembuh. Alasannya, tidak tertutup kemungkinan si pasien akan sakit lagi. Air itu disimpan dalam galon yang berbeda warna. "Galon yang saya miliki juga ada tiga warna yang berbeda. Pertama itu warna hijau yang berfungsi untuk mendetoks toksin. Kemudian ada galon warna merah untuk orang yang suka makan daging atau takut gemuk. Itu dinamakan detoks lemak. Yang terakhir adalah galon violet atau ungu yang berhubungan dengan otak kecil. Anak kecil yang minum air ini akan mudah berkonsentrasi," ungkapnya.
Dalam praktiknya, Lania tidak pernah memberikan target tertentu kepada si pasien. Yang dilihat adalah penyakit yang dideritanya. Penyembuhannya pun berbeda. Yang memakan waktu cukup lama adalah penyembuhan stroke. "Penyembuhan penyakit stroke ini paling cepat itu 3 bulan. Tapi kalau yang lama bisa sampai 8 bulan," sambungnya.
Teknik Terapi
Metode penyembuhannya tidak berdasarkan sugesti, tapi keyakinan untuk sembuh. Caranya pun cukup mudah. Pertama, terapis mengetahui terlebih dahulu penyebab penyakit pasien. Setelah itu baru diobati. "Untuk pengobatannya itu saya hanya perlu melihat sebab bukan akibat. Setelah ketahuan baru kita obati. Biasanya kita telusuri lewat sel yang kehilangan elektronnya," terangnya.
Sumber : lifestyle.okezone.com
Langganan:
Postingan (Atom)