Bagi para penderita tekanan darah tinggi, penting mengenal hipertensi dengan membuat perubahan gaya hidup positif. Jika anda baru saja menemukan tekanan darah anda tinggi dan tengah berusaha menurunkannya, tak perlu khawatir ikuti tujuh langkah berikut untuk membantu mengatasinya:

Langkah 1: Mengetahui Resiko.
Tanya pada diri sendiri pertanyaan berikut: Apakah anda memiliki sejarah keluarga penderita hipertensi? Apakah anda memiliki berat badan berlebih? Apakah anda makan makanan berkadar garam tinggi? Apakah anda cukup olahraga atau apakah anda perokok? Jika jawaban and ya pada salah satu pertanyaan di atas, anda beresiko memiliki tekanan darah tinggi.

Langkah 2: Mengontrol Pola Makan
Apabila anda ingin terhindar dari resiko hipertensi, jauhi makan makanan berlemak dan mengandung garam. American Heart Association menyarankan konsumsi maksimum garam sebanyak satu sendok teh per hari. Sementara lemak memang dibutuhkan tubuh namun dalam jumlah kecil yaitu untuk menjaga tubuh tetap berfungsi karena itu konsumsi lemak disarankan kurang dari 30% dari konsumsi kalori setiap hari.

Langkah 3: Tingkatkan Konsumsi Potasium (K) dan Magnesium (mg)
Pola makan yang rendah potasium magnesium menjadi salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi. Buah-buahan dan sayuran segar adalah sumber terbaik bagi kedua nutrisi tersebut. Tidak heran dokter menyarankan memperbanyak buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan tekanan darah.

Langkah 4: Makan Makanan Jenis Padi-Padian
Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal pf Clinical Nutrition ditemukan pria yang makan sedikitnya satu porsi per hari sereal dari jenis padi-padian kecil kemungkinan terkena penyakit jantung hingga 20%. Semakin banyak konsumsi jenis padi-padian, semakin rendah resiko penyakit koroner termasuk tekanan darah tinggi. Satu langkah penting menurunkan tekanan darah tinggi dan menghindari komplikasi akibat hipertensi adalah sesederhana memilih roti gandum alih-alih makan beras putih atau beras merah.

Langkah 5: Tingkatkan Aktivitas
Tidak diragukan meningkatkan aktivitas dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi. Anda tidak perlu berolahraga seperti seorang atlit, hanya 30 sampai 45 menit lima hari dalam seminggu cukup untuk menurunkan hipertensi.

Langkah 6: Sertakan Bantuan Dari Kelompok Pendukung
Sertakan keluarga dan teman menjadi kelompok pendukung pola hidup sehat. Dukungan dan partisipasi orang lain membuatnya lebih mudah dan lebih asyik bagi setiap orang. Penelitian menujukan dukungan kelompok terbukti berhasil dalam membuat perubahan gaya hidup untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Langkah 7: Berhenti merokok
Jika anda tidak merokok, itu baik bagi anda. Jika anda merokok, berhenti sekarang juga. Walaupun merokok tidak ada kaitan dengan timbulnya tekanan darah tinggi, merokok meningkatkan resiko komplikasi lain seperti penyakit jantung dan stroke pada mereka penderita hipertensi.

Sumber : www.keluargasehat.com

Otak adalah piranti paling vital dalam tubuh. Cacat sedikit saja, atau 'tak bugar' bisa jadi pasokan ingatan akan terhambat, stroke, atau bahkan meninggal. Otak memang sangat kuat, tapi juga rentan. Oleh karena itu, perlu kiat cermat untuk terus membugarkannya.

Caranya :
Pertama, jaga makanan atau diet. Makanan yang asal-asalan bisa membuat tubuh rusak. Hindari kegemukan karena bisa menyebabkan munculnya penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lainnya.

Kedua, hindari minum alkohol dan mengonsumsi narkoba karena bisa meracuni bisa otak.

Ketiga, waspadalah bila memasak menggunakan panci, ketel, atau pembungkus alumunium foil karena alumunium yang berlebih dalam darah bisa menurunkan daya ingat. Selain alumunium, zat besi dan silikon juga bisa meracuni otak.

Keempat, berolahragalah secara teratur. Kalau tidak memungkinkan, minimal lakukan jalan kaki setiap hari selama 30 menit. Usahakan untuk latihan pernafasan dan melakukan senam otak.

Kelima, jauhi tempat-tempat yang berpolutan tinggi karena CO (karbonmonoksida) yang terkandung dalam asap mobil bisa meracuni otak.

Keenam, asah otak, misalnya dengan main catur, kartu, mengisi teka-teki silang, mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya.

Ketujuh, tanggulangi stres dengan baik. Bisa dengan rileksasi, meditasi atau menggeluti hobi.

Sumber : forumbebas.com

Sakit adalah kondisi yang sangat tidak menyenangkan. Selain harus bolak-balik ke dokter, segala aktivitas Anda pun bakal terganggu untuk beberapa waktu.

Sebagian besar penyakit memang disebabkan karena gaya hidup dan pola makan yang tidak benar. Tapi tahukah Anda? Bahwa beberapa peyakit yang menyebabkan tubuh Anda sakit ternyata berkaitan erat dengan kondisi emosi Anda yang tidak stabil, pikiran yang selalu negatif serta kepribadian "buruk" yang Anda miliki.


Nah, jika Anda sekarang merasa memiliki ‘satu’ kepribadian buruk yang masih ‘terpelihara’. Mungkin memang sekaranglah waktunya bagi Anda untuk menjadi pribadi yang menyenangkan sekaligus memiliki tubuh yang sehat dan fit.

Ingin tahu, sifat negatif apa saja yang dapat membuat tubuh Anda tidak sehat?

Pembosan "Berat" = Sakit kepala, Arthritis, Asma Dan Jantung.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara kebosanan dan sakit kepala yang Anda alami. Sekarang tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah hari-hari Anda selama ini terlihat monoton dan Anda hanya melakukan aktifitas yang itu-itu saja setiap hari? Jika ya, kemungkinan Anda akan mudah terserang penyakit Arthritis, asma, atau penyakit jantung. Alasannya adalah rasa bosan pada diri Anda dapat melahirkan emosi negatif pada tubuh, sehingga dengan mudah meningkatkan stres dan memperlemah sistim kekebalan tubuh sehingga Anda akan dengan mudah diserang berbagai penyakit. Tak hanya itu, kebosanan juga dapat mempengaruhi kebiasaan makan Anda. Apakah masih teringat bagaimana Anda menghabiskan begitu banyak cemilan manis atau asin saat menunggu seseorang?

Rasa Cemas Dan Panik Berlebihan = Gangguan Lambung
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Douglas Drossman, seorang dosen kedokteran dari University of North Carolina, ditemukan bahwa perempuan yang memiliki rasa cemas yang berlebihan pada hal-hal kecil sekalipun akan dengan mudah terserang gangguan pada lambungnya.

Tidak Sabaran Dan Emosional = Penyakit Jantung Dan Stroke
Anda gampang gusar jika ada hal-hal kecil yang menganggu? Atau Anda gampang naik pitam saat seseorang membuat kesalahan di depan Anda? Jika jawaban untuk semua pertanyaan di atas ya, maka berhati-hatilah. Rasa marah serta ketidaksabaran ternyata dapat mengaktifkan sistem kardiovaskuler secara terus menerus. Selanjutnya tekanan darah Anda akan cepat naik, kecepatan pernapasan akan meninggi dan otot menjadi tegang. Akhirnya Anda terserang penyakit jantung dan stroke.

Tidak Percaya Diri dan Rendah Diri Berlebihan = Gampang Sakit
Biasanya orang yang memiliki sikap mental yang seperti ini sering terlibat pada hubungan yang buruk. Baik itu dalam lingkungan pergaulannya maupun dalam keluarganya. Perasaan rendah diri menyebabkan proses penyembuhan untuk setiap penyakit pada dirinya akan terhambat, meskipun Anda hanya sekedar menderita sakit flu ringan, wah!

Jadi, sekarang terserah pada diri Anda. Ingin jadi pribadi yang gembira dan menyenangkan sekaligus sehat. Atau justru sebaliknya?

Copyright 2010 anti trust
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger